Waspada, 11 Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Sebabkan Diabetes Kata dr. Ema, Nomor 2 dan 5 Sering Dilakukan

- 21 Mei 2022, 13:15 WIB
dr. Ema Surya Pertiwi mengungkap 11 kebiasaan penyebab diabetes.
dr. Ema Surya Pertiwi mengungkap 11 kebiasaan penyebab diabetes. /YouTube Ema Super

MAPAY BANDUNG - Tidak sedikit orang yang mengetahui ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang dapat menyebabkan diabetes.

Hal ini diungkapkan oleh dokter yang juga seorang healthy vlogger, dr. Ema Surya Pertiwi.

Adapun, kebiasaan yang menyebabkan diabetes yang jarang disadari banyak orang ini menurut dr. Ema tidak terlepas dari mengkonsumsi beberapa jenis makanan dan minuman tertentu.

Baca Juga: Cara Mudah Menurunkan Kolesterol Jahat, Cukup Konsumsi Cemilan Ini Kata dr. Saddam Ismail

“Kebiasaan yang dapat menyebabkan diabetes tentunya tidak terlepas dari mengkonsumsi jenis makanan atau minuman hingga gaya hidup seseorang,” ungkap dr. Ema.

Inilah 11 kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari dapat menyebabkan diabetes.

1. Kebiasaan minum jus buah

Buah jika dikonsumsi secara utuh akan meningkatkan saluran pencernaan seseorang.

Baca Juga: Pakar Supranatural Ungkap Sebab Pohon Beringin Jadi Favorit Makhluk Halus, Salah Satunya Suka Daun Rimbun

Baca Juga: Jaga Imunitas Tubuh dengan 10 Jenis Makanan Ini Kata dr. Ema, Nomor 1 Biasa Digunakan Untuk Mengusir Jin

Selain itu gigi juga akan bergerak untuk mengunyah serta lambung akan memproses, serta usus-usus juga akan bergerak memproses buah-buahan tersebut. Sehingga tubuh tidak terlalu naik secara drastis gula darahnya.

Ini karena tubuh harus menyaring terlebih dahulu dari serat-serat buah tersebut baru bisa menggunakan fruktosa dari buah tersebut.

Sedangkan, jika buah dijus terlebih dahulu serat-serat pada jus akan hancur sehingga tubuh tidak perlu susah payah untuk menyerap gula tersebut.

Selain itu juga lambung akan langsung menyerap gula-gula tersebut sehingga meningkatkan gula darah secara drastis pada tubuh.

Baca Juga: Jangan Konsumsi 4 Makanan Ini Lagi, Sebabkan Kolesterol, Asam Urat, dan Perut Buncit Kata dr. Zaidul Akbar

“Apalagi jika jus buahnya ditambahkan gula akan semakin meningkatkan gula darah pada tubuh,” ujar dr. Ema.

2. Kebiasaan mengkonsumsi gula pengganti alami

Kebiasaan mengganti gula alami dengan gula pengganti seperti madu, sari tebu, gula merah, gula batu dan gula jawa.

“Banyak sekali penderita diabetes yang salah kaprah yang menganggap diabetes hanya menghindari gula saja, sehingga mengganti gula alami dengan gula pengganti atau buatan,” kata dr. Ema

Padahal gula pengganti seperti yang disebutkan di atas memiliki glikemiks indeks yang tinggi.

Sehingga jika dikonsumsi terus-menerus dalam jumlah yang banyak dapat meningkatkan kadar gula darah secara signifikan, yang bisa membuat munculnya risiko diabetes pada seseorang.

Baca Juga: Kebiasaan Ini Bisa Sebabkan Kenaikan Gula Darah Kata dr. Ema Surya Pertiwi, Waspada Diabetes

3. Kebiasaan minum-minuman manis

Mengkonsumsi minuman manis seperti minuman kaleng, minuman bersoda, jus buah dalam kemasan, kopi kemasan, teh kemasan hingga minuman kekinian seperti boba, teh, kopi dan lain sebagainya tinggi akan gula.

Sehingga jika dikonsumsi secara berkepanjangan bisa menyebabkan resistensi insulin pada penderitanya dan meningkatkan risiko muncul penyakit diabetes.

4. Kebiasaan tidak sarapan

Ketika seseorang tidak sarapan pada pagi hari hal tersebut akan mengganggu produksi insulin dalam tubuh dan mengganggu jumlah gula darah dalam tubuh.

Baca Juga: Bersiaplah! Beberapa Keluhan Ini Akan Dialami Ketika Hamil, Begini Penjelasan dr. Saddam Ismail

5. Makan malam

Seseorang yang terbiasa makan malam dalam porsi yang banyak sebelum tidur bisa meningkatkan kadar gula darah secara drastis.

Apalagi jika saat makan malam seseorang yang seharusnya tertidur dan beristirahat maka tubuh akan terpaksa menghasilkan insulin lebih banyak untuk memproses energi yang telah dimakan.

“Hal tersebut jika terus-menerus dilakukan akan meningkatkan risiko munculnya diabetes, makanya disarankan untuk sarapan setiap pagi dengan tinggi protein dan lemak baik, serta makannya jangan langsung banyak sedikit-sedikit saja,” kata dr. Ema.

6. Duduk lama

Duduk sepanjang hari dan terlalu lama serta jarang olahraga meningkatkan risiko gula darah menjadi naik atau diabetes.

Karena ketika duduk lebih dari 8 jam perhari akan meningkatkan resistensi insulin dan meningkatkan penumpukan lemak terutama pada area perut.

Baca Juga: Susah Bangun Karena Ketindihan Benarkah Ulah Makhluk Halus? dr. Saddam Ismail Ungkap 4 Penyebab Secara Medis

7. Waktu tidur yang berantakan

Saat begadang waktu tidur akan terganggu dan meningkatkan risiko resistensi insulin pada tubuh.

Selain itu pada saat begadang terkadang rasa ingin ngemil atau mengkonsumsi makanan yang manis, asin atau tinggi lemak jenuh sehingga meningkatkan munculnya risiko penyakit diabetes pada tubuh.

8. Kebiasaan makan di atas plastic BPA atau styrofoam

Kebiasaan makan atau memanaskan di atas plastic styrofoam meningkatkan risiko gula darah naik.

Zat kimia tersebut bisa mengacaukan hormon pada tubuh, mengacaukan metabolisme pada tubuh, serta meningkatkan risiko resistensi insulin pada tubuh. Sehingga meningkatkan risiko munculnya penyakit diabetes.

Baca Juga: Tak Usah Pergi ke Ustadz atau Dukun, Inilah 5 Cara Mengobati Gangguan Jin pada Anak

9. Stress atau emosional

“Terbukti sekali terutama pada wanita yang mengalami stress tinggi, emosional, punya beban pikiran yang lumayan banyak hal tersebut bisa mengacaukan hormon-hormon tubuh, mengacaukan metabolisme, serta meningkatkan munculnya resistensi insulin pada tubuh dan meningkatkan risiko munculnya penyakit diabetes,” ucap dr. Ema.

10. Minum kopi

Jika mengkonsumsi kopi yang dicampur dengan gula atau pemanis buatan lain akan meningkatkan risiko munculnya diabetes.

Tetapi jika mengkonsumsi 2-3 gelas kopi setiap hari tanpa tambahan gula atau pemanis lainnya hal tersebut ternyata bisa memperbaiki fungsi insulin pada tubuh sehingga mengurangi risiko munculnya penyakit diabetes.

Baca Juga: Perlambang Kematian! Jangan Pelihara Jenis Burung Ini, Simak Ciri-cirinya Menurut Dewi Sundari

11. Penggunaan antibiotik yang berlebihan

Antibiotik pada dasarnya dapat membunuh bakteri-bakteri baik pada tubuh. Sehingga mengganggu proses pencernaan dan metabolisme glukosa.

Seseorang yang sering menggunakan antibiotik meningkatkan risiko terkena penyakit diabetes sebesar 23-53 persen daripada seseorang yang jarang menggunakan antibiotik.***

Editor: Asep Yusuf Anshori


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah