Kejahatan Berkedok Pinjol Makin Marak, DPRD Kota Bandung Minta Satgas Anti Rentenir Dampingi Masyarakat

- 10 April 2021, 16:05 WIB
Ilustrasi pinjol
Ilustrasi pinjol /prfmnews.id



MAPAY BANDUNG - Modus kejahatan berkedok pinjaman online (pinjol) di Kota Bandung semakin marak.

Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan pun memberi atensi khusus terhadap modus kejahatan seperti ini.

Tedy meminta Satgas Anti Rentenir untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat agar bisa terbebas dari kejahatan pinjaman online.

Sebab ia menyebut, di era 4.0 saat ini kemudahan masyarakat mengakses informasi tanpa adanya pendampingan dapat memperburuk kondisi sosial.

"Di tahun 2020 kemarin ada peningkatan angka konsultasi. Kita prediksi di 2021 lebih banyak lagi. Pinjol jadi ekses masyarakat meski ada bantuan dari pemerintah," jelasnya saat On Air di Radio PRFM 107.5 News Channel, Sabtu 10 April 2021.

Baca Juga: Link Streaming Nonton Persija vs Barito Putera Perempat Final Piala Menpora 2021

Baca Juga: Pelatih Persib Bandung Robert Alberts Puji Sekaligus Waspadai Motivasi Pemain Persebaya Surabaya

Tedy Rusmawan mengatakan, banyaknya modus kejahatan berkedok pinjaman online ini adalah dampak dari resesi ekonomi.

Pasalnya menurut Tedy, sebagian masyarakat membutuhkan pemasukan di tengah pandemi Covid-19.

Di samping itu kegiatan ekonomi serba terbatas dengan adanya pembatasan aktivitas dari pemerintah.

"Kita melihat secara makro memang hari ini resesi. Kita melihat secara nyata banyak usaha yang tutup, banyak yang bangkrut. Kondisi ekonomi kita menurun drastis. Dampak dari itu setiap orang butuh pemasukan sehari-hari kondisi terdesak akhirnya ditempuh pinjaman," katanya.

Sebelumnya, seorang warga Bandung bernama Robby menjadi korban penipuan berkedok pinjaman online.

Ia mengaku mendapat transfer uang senilai lebih dari Rp1,6 juta ke rekeningnya dari rekening yang diduga milik salah satu penyedia pinjaman online, padahal dirinya tidak meminjam.***

Editor: Rian Firmansyah

Sumber: Prfmnews


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah