Termasuk Stasiun Bandung dan Kiaracondong, Tarif Rapid Test Antigen di 83 Stasiun di Bawah Ini Turun

- 4 Januari 2022, 19:15 WIB
Para calon penumpang KA yang hendak melakukan boarding menuju ke dalam pintu masuk Stasiun Semarang Tawang.
Para calon penumpang KA yang hendak melakukan boarding menuju ke dalam pintu masuk Stasiun Semarang Tawang. /Humas KAI Daop 4 Semarang.

MAPAY BANDUNG - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menerapkan kebijakan penurunan tarif rapid test antigen di 83 stasiun di Jawa dan Sumatera.

PT KAI menambahkan penurunan itu sebesar Rp10 ribu, sehingga yang sebelumnya Rp45 ribu untuk sekali rapid antigen di stasiun, kini menjadi Rp35 ribu.

VP Public Relations KAI Joni Martinus pun memastikan tarif baru ini berlaku mulai 1 Januari 2022 di 83 stasiun yang melawani Rapid Test Antigen termasuk stasiun Bandung dan Kiaracondong.

Baca Juga: Jokowi Dukung Percepatan Pengsahan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual

"Dengan semakin terjangkaunya harga tersebut, diharapkan calon pelanggan dapat memanfaatkan layanan tersebut dalam melengkapi persyaratan sesuai protokol kesehatan yang berlaku," kata dikutip dari siaran resminya, Selasa 4 Januari 2022.

Terdapat 83 stasiun yang melayani pemeriksaan Rapid Tes Antigen yaitu Stasiun Pasar Senen, Gambir, Bekasi, Cikampek, Karawang, Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, Banjar, Purwakarta, Cimahi, Cipendeuy, Ciamis, Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Babakan, Brebes, Haurgeulis, Pegadenbaru, Semarang Tawang, Semarang Poncol, Tegal, Cepu, Ngrombo, Pemalang, Pekalongan, Weleri, dan Purwokerto.

Selain itu, stasiun Kroya, Kutoarjo, Sidareja, Kebumen, Gombong, Cilacap, Yogyakarta, Solo Balapan, Lempuyangan, Klaten, Purwosari, Sragen, Wates, Solo Jebres, Madiun, Jombang, Blitar, Kediri, Kertosono, Tulungagung, Nganjuk, Surabaya Pasar Turi, Surabaya Gubeng, Malang, Wlingi, Sidoarjo, serta Mojokerto pun menerapkan aturan serupa.

Baca Juga: Gegara Ini, Harga Minyak Goreng Masih Mahal Meski Tahun Baru Sudah Lewat

Kemudian, stasiun Bojonegoro, Babat, Lamongan, Kepanjen, Wonokromo, Jember, Ketapang, Banyuwangi Kota, Rogojampi, Probolinggo, Kalisetail, Medan, Kisaran, Tanjung Balai, Rantauprapat, Mambangmuda, Tebing Tinggi, Kertapati, Prabumulih, Muaraenim, Lahat, Tebingtinggi, Lubuk Linggau, Tanjungkarang, Kotabumi, Baturaja, dan terakhir stasiun Martapura.

Hadirnya layanan Rapid Test Antigen di stasiun merupakan hasil Sinergi BUMN antara KAI dengan Rajawali Nusantara Indonesia melalui anak usahanya yaitu Rajawali Nusindo, Indofarma melalui anak usahanya yaitu Farmalab, serta pihak-pihak lainnya.

"Penyesuaian tarif Rapid Test Antigen tersebut merupakan salah satu bentuk peningkatan pelayanan KAI kepada pelanggan di masa libur Tahun Baru 2022 ini," ungkap Joni Martinus.

Baca Juga: POPULER HARI INI: Alasan Orang Korea Sehat Meski Gemar Mukbang Sampai Pohon Dewandaru Bikin Kaya 7 Turunan

Joni menegaskan, setiap penumpang kereta api wajib memilik hasil negatif Covid-19 minimal Rapid Test Antigen. Persyaratan ini berlaku bagi semua calon penumpang yang akan berpergian dengan kereta jarak jauh.

Selama periode 17 sampai 29 Desember 2021, KAI telah menolak 22.576 pelanggan karena belum melengkapi persyaratan, dengan rincian 9.628 tidak PCR bagi yang berusia di bawah 12 tahun, 8.983 tidak Rapid Test Antigen, 3.864 tidak vaksin dosis kesatu atau kedua, 96 sakit, dan 5 tidak membawa masker.***

Editor: Haidar Rais


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah