Kenapa Allah Tak Merahasiakan Malam Nisfu Sya'ban seperti Malam Lailatul Qadar?

- 3 Maret 2023, 20:15 WIB
Malam Nisfu Syaban Jatuh pada 7 Maret 2023, Simak Berbagai Keistimewaannya
Malam Nisfu Syaban Jatuh pada 7 Maret 2023, Simak Berbagai Keistimewaannya /Carter Baran

 

MAPAY BANDUNG – Sebentar lagi umat Islam akan menyambut malam Nisfu Syaban. Malam Nisfu Syaban sendiri jatuh pada pertengahan bulan atau malam ke-15 di bulan Syaban.

 

Nisfu Sya'ban adalah malam dengan berbagai kemuliaan dan juga malam yang penuh pengampunan. umat Islam sangat dianjurkan untuk memperbanyak amalan sunnah di malam Nisfu Syaban ini.

Pasalnya malam Nisfu Syaban termasuk malam yang penuh dengan keistimewaan, malam yang terkabulnya doa-doa, penghapusan dosa, ditetapkan takdir, dan juga malam yang penuh dengan pengampunan.

Baca Juga: Resep Brown Sugar Boba Segar dan Nikmat ala Chef Devina Hermawan, Cocok Jadi Ide Jualan Saat Puasa

Pada malam Nisfu Sya'ban juga, akan turun dua malaikat yaitu, malaikat Raqib dan Atid untuk mencatat amal baik dan buruk manusia.

 

Malam Nisfu Sya'ban 2023 jatuh pada 8 Maret 2023. Hal Ini berdasarkan hasil rukyatul hilal Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) yang tidak berhasil melihat hilal pada Senin, 29 Rajab 1444 H atau bertepatan 20 Februari 2023.

Tak seperti malam Lailatul Qadar, Allah SWT tak merahasiakan waktu malam Nifsu Syaban, kenapa?

Dilansir MapayBandung.com dari Nu Online pada hari Rabu 1 Maret 2023, berikut ini alasan Allah tidak merahasiakan malam Nisfu Sya'ban:

Baca Juga: Ide Takjil dengan Modal Kecil, Ini Resep Tahu Pletok yang Gurih, Pedas dan Pastinya Bikin Nagih

Berbeda dengan malam Nisfu Sya'ban atau pertengahan bulan Sya'ban. Sebagai salah satu waktu istimewa yang menjadi salah satu momen mudah dikabulkannya doa, malam tersebut tidak dirahasiakan oleh Allah swt. Semua ulama sepakat jatuh di malam tanggal 15 Sya'ban.

Sudah menjadi ketentuan umum bahwa biasanya waktu-waktu istimewa dalam Islam seperti malam Lailatul Qadar dan waktu mustajab (sa'atul istijabah) di hari Jumat dirahasiakan oleh Allah swt sehingga ada banyak ragam pendapat ulama terkait kapan persis terjadinya.

Menurut Syekh Abdul Qadir al-Jilani dalam Ghunyatuth Thalibin, alasan Allah menampakkan malam Nisfu Sya'ban karena malam tersebut lebih dominan sisi ‘penentuan nasib’ seorang manusia. Di malam nisfu Sya'ban, amal perbuatan manusia selama satu tahun dilaporkan di hadapan-Nya.

Baca Juga: Lakukan Amalan Ini di Malam Nisfu Sya'ban Agar Doa Segera Dikabulkan

Manusia diuji selama satu tahun, apakah ia semakin dekat dengan-Nya atau justru semakin diperbudak oleh nafsunya. Di malam tersebut Allah memberi keputusan siapa yang layak mendapat ridha-Nya dan siapa yang tertimpa azab-Nya.

Selain itu, pada malam Nisfu Syaban tampak siapa yang beruntung dan celaka. Oleh karena hal tersebut, malam nisfu Sya'ban tidak dirahasiakan oleh Allah.

Berbeda dengan malam Lailatul Qadar, malam tersebut dirahasiakan karena ia lebih dominan sisi rahmat dan ampunan di dalamnya. Barangsiapa menghidupi Lailatul Qadar, ia diberi kemuliaan dan pahala yang tidak terhingga.

Baca Juga: 6 Lafaz Niat Puasa Ramadhan Lengkap dengan Artinya

Oleh karena itu, Allah merahasiakannya agar umat Islam tidak mengandalkan Lailatul Qadar sebagai satu-satunya waktu untuk beribadah secara serius.

Dengan dirahasiakannya Lailatul Qadar, semakin tampak siapa hamba yang betul-betul menjaga konsistensi ibadahnya dan siapa yang hanya beribadah secara musiman.

Demikian alasan Allah tidak merahasiakan malam Nisfu Sya'ban. Semoga bermanfaat.*** (Devi Fauziah Iftiyani/Job Training)

Editor: Haidar Rais


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah