Kebangetan! Warga Bandung yang Lagi Isoman di Rumah Dipaksa Keluar dan Dicaci Maki

- 23 Juni 2021, 13:05 WIB
Satu keluarga yang sedang isolasi mandiri malah diusir warga sambil dimaki-maki
Satu keluarga yang sedang isolasi mandiri malah diusir warga sambil dimaki-maki /Twitter @Serpentine6666

MAPAY BANDUNG – Viral di media sosial twitter kabar soal adanya keluarga yang dipaksa keluar dari rumah dan pindah dari rumah yang ditinggalinya oleh warga sekitar.

Padahal ia mengaku tengah menjalani isolasi mandiri akibat terpapar Covid-19. Namun, warga yang seolah tak mau tahu menyebut keluarga yang sedang isoman itu telah mengotori wilayah sebagai orang sakit.

Melalui akun @Serpentine6666, keluarganya yang terdiri dari dirinya, kekasihnya, serta ibunya dipaksa keluar rumah dan isolasi di rumah sakit.

Baca Juga: Panglima Santri Buka Suara Soal Film Anak Nussa yang Disebut Identik dengan Taliban

"Gw ga bertujuan untuk bawa2 ini kesini sebenernya tapi tolong siapapun yg punya saran bantuin gw... Gw, ibu gw dan pacar gw positif covid19 dan isman di rumah atas suruhan rumah sakit. Tapi kami udah abis2an banget diusir, dicaci maki sama warga dan lurah/rt sini. Udah bingung–," cuit @Serpentine6666, Rabu 23 Juni 2021.

"Ibu gw ditunjuk2, dibilang ngeyel DAN MENGOTORI WILAYAH SINI SBG ORG SAKIT. FYI kami gapernah sama sekali keluar dr rmh, buka jendela atau buka pintu pun GAK PERNAH. Tolong plis gw gemetaran bgt karna dikonfron rame2 ditunjuk2 dimaki2," sambungnya.

Akun yang dimiliki Rafasha itu bercerita bahwa dirinya trauma setelah mengalami kejadian itu.

Rafasha sendiri adalah warga Kelurahan Gumuruh, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung.

Baca Juga: Daftar Tim yang Dinyatakan Lolos Ke Babak 16 Besar Euro 2020, Sejauh Ini Siapa Saja?

Dan selama selama isolasi mandiri tidak pernah ke luar rumah dan melakukan isolasi di tiga ruangan berbeda yakni Rafasha, ibunya, dan pacarnya.

"Maki2nya karna aku lg gemeteran dan marah. Trus aku nangis dan masuk kedalem, stlh masuk ke dlm aku baru bawa hp dan keluar. Kalo gapercaya gapapa, toh disini juga aku bakal membahayakan diri aku sendiri kalau bikin fitnah atau pernyataan yang dibuat2," tuturnya.

"Satgas nya ngasih tau aku prosedur isoman dan lain lain, dan emg menyarankan kami semua isoman di rumah. Bawain obat jg. Tapi warga dan rt sini yang maki2 aku dan ngusir aku. Satgas nya udah kebingungan jg mau gimana sama kaya aku," ungkapnya.***

Editor: Haidar Rais


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah