Orasi Dies Natalis IPDN ke-68, Rektor Singgung Perlunya Lembaga Pemerintahan Digital

- 18 Maret 2024, 20:35 WIB
 Rektor IPDN Prof. Dr. Drs. H. Hadi Prabowo., M.M saat memberikan orasi ilmiah dalam rangka Dies Natalis IPDN Ke-68, Senin 18 Maret 2024.
Rektor IPDN Prof. Dr. Drs. H. Hadi Prabowo., M.M saat memberikan orasi ilmiah dalam rangka Dies Natalis IPDN Ke-68, Senin 18 Maret 2024. /Dok IPDN

Menurutnya, di era gempuran teknologi ini, diperlukan kader pemerintahan yang handal dan adaptif serta dapat memberikan implikasi terhadap cara bekerja yang cepat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kompetensi tersebut diperlukan seluruh kader pemerintahan untuk menghadapi tantangan di era digital. Selain itu diperlukan pula beberapa strategi peningkatan peran kader pemerintahan dalam era digital, diantaranya transformasi infrastruktur digital, transformasi pemerataan ASN, transformasi integrasi aplikasi, transformasi kepemimpinan digital dan transformasi pengembangan kolaborasi," tutur Hadi.

Baca Juga: 3 Cara Cegah Ngantuk Usai Sahur Kata dr. Zaidul Akbar, Pola Makan Berpengaruh

Selain orasi ilmiah yang disampaikan langsung oleh Rektor IPDN, ucapan selamat Dies Natalis IPDN pun datang dari Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin.

“IPDN diharapkan dapat terus menjadi institusi tumpuan yang melahirkan pelayan masyarakat yang handal dan berintegritas. Hal ini dikarenakan dunia berubah dengan sangat cepat sehingga tantangan yang dihadapi pun sangat besar. Untuk itulah kepandaian beradaptasi dan berinovasi sangat dibutuhkan untuk bertahan dan terus maju. Namun ingat, meskipun perubahan zaman tidak bisa dihindari, tapi praja IPDN harus tetap memegang erat karakter dan jati diri sebagai Bangsa Indonesia karena hal prinsip itulah yang akan menentukan keberlangsungan NKRI,” tutur Ma'ruf Amin.

Selaras dengan yang disampaikan oleh Wakil Presiden, pada saat bersamaan Mendagri Tito Karnavian yang diwakilkan oleh Inspektur Jenderal Kemendagri, Komjen. Pol. Tomsi Tohir berharap IPDN dapat terus memantapkan diri menjadi lembaga pendidikan kedinasan yang berperan sebagai Think Tank Center of Excellent dalam bidang pemerintahan.

Tito mengatakan bahwa momentum ini menjadi momen untuk berkontemplasi, evaluasi dan merencanakan langkah-langkah strategis kedepan guna memastikan diri sebagai lembaga pendidikan yang inovatif dan berdaya saing.

Baca Juga: Celaka! Persib Kehilangan Dua Pemain Penting Saat Jamu Bhayangkara FC, Padahal...

Tito yakin praja IPDN dapat menjadi aktor pelaku dalam percaturan global.

“Yang terpenting adalah praja IPDN harus mampu meningkatkan kompetensi dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama teknologi komunikasi, karena sekarang seluruh sektor kehidupan menerapkan digitalisasi, termasuk didalamnya dalam sektor pemerintahan,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Rian Firmansyah


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x