Sopir Pajero Pelaku Penganiayaan Sopir Truk yang Sempat Viral Akhirnya Ditangkap Polisi

- 28 Juni 2021, 14:24 WIB
Ini tampang pengemudi Pajero Sport yang aniaya sopir truk kontainer.
Ini tampang pengemudi Pajero Sport yang aniaya sopir truk kontainer. /tni.mi.ad

“Kejadian memang di daerah Yos Sudarso yang sempat viral itu sekitar hari Sabtu jam 4 sore, jadinya ramai di media sosial dari hasil penyelidikan juga bantuan dari video yang kita lihat di sini, hasil penyelidikan ini memang kita ungkap berdasarkan hasil penyusuran dari penyidik atau History perjalanan dari pelaku dan menemukan wajah tersangka melalui muka kendaraan yang digunakan oleh si pelaku ini dari kamera etle,” jelasnya.

Baca Juga: 10 Kumpulan Ucapan Hari Raya Idul Adha 2021, Bisa Dikirim ke Keluarga atau Jadi Status WA

Lebih lanjut dalam keterangan Kombes Pol menegaskan jika orang yang memakai baju loreng dalam rekaman bukti tersebut bukanlah anggota TNI, melainkan security yang ada di dekat tempat kejadian yang sedang mencoba meleraikan kejadian pemukulan tersebut.

“Ada menyebutkan disitu ada TNI sehingga hadir di sini sekalian meluruskan bahwa pelakunya ini bukan anggota TNI,” jelasnya.

Polisi masih mendalami motif pelaku melakukan pemukulan, sejauh ini diketahui pelaku emosi karena diklakson oleh korban.

“Kami masih mendalami karena baru kita amankan tadi pagi sementara ini pengakuannya dia emosi karena diklakson oleh mobil tronton tersebut sehingga timbul emosinya bahkan sempat dilerai oleh dua orang yang (berada) dijalan menggunakan kaos loreng,” ungkapnya.

Baca Juga: Gercep! Polisi Ringkus Pengemudi Pajero yang Aksinya Saat Aniaya Sopir Truk Viral

Sampai dengan saat ini korban pemukulan yaitu sopir truk mengalami retak tulang di area tangan, dan kaca mobil yang pecah.

Selain dikenakan pasal pengrusakan kendaraan dan penganiayaan, pelaku juga akan dikenai pasal karena  diketahui melakukan pemalsuan plat nomor dari mobil yang dipakainya.

“Kami akan melakukan pemeriksaan lebih dalam lagi kepada yang bersangkutan, di sini kita akan kenakan di pengrusakan kendaraan kemudian juga akan kami lapis lagi dengan beberapa pasal-pasal yang lain termasuk juga ada penganiayaan, di sini pemalsuan juga di kendaraan di plat nomor,” tutup Kombes Pol.*** (David Wardana Saputra/JOB)

Halaman:

Editor: Haidar Rais


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah