Prokes Produksi Sinetron, KPI Minta Lakukan Penyesuaian Adegan

- 14 Februari 2021, 12:01 WIB
Logo KPI. /kpi.go.id
Logo KPI. /kpi.go.id /

MAPAY BANDUNG - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menyatakan sikapnya atas kritik Protokol Kesehatan (Prokes) di lembaga penyiaran, Sabtu 13 Februari 2021.

Dalam rilis yang diunggah laman kpi.go.id, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Agung Suprio menyampaikan bahwa kebijakan lembaganya semata merupakan bentuk dukungan atas usaha pemerintah menanggulangi Pandemi Covid-19.

Soal tayangan program sinetron, KPI dalam rilisnya menyampaikan telah meminta dilakukannya penyesuaian dalam pembuatan adegan.

Baca Juga: Terungkap! Ini Foto Ridwan Kamil Saat Masih SD Hingga SMA, Netizen Malah Salfok ke Tanda Tangannya

Baca Juga: Jadwal Sinetron Ikatan Cinta dan Program RCTI Hari ini 14 Februari 2021

KPI menganggap posisi lembaga penyiaran sangat vital sebagai media pencegahan. Alasannya, jangkauan media yang luas, dan sosok yang mengisi tayangan di media baik radio maupun televisi. KPI mengharapkan, jangkauan informasi prokes dan contoh dari sosok figur publik, dapat tersampaikan kepada masyarakat.

Agung Suprio mengatakan bahwa KPI juga menyadari adanya kesulitan dalam implementasi kebijakan prokes ini.

“Termasuk adanya kesan bias atas kebijakan tersebut pada program-program yang lain,” ujar Agung.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Minggu 14 Februari 2021, Bandung Berpeluang Hujan Pada Siang dan Malam Hari

Baca Juga: Viral Congkel Chip e-KTP di TikTok, Kemendagri: Itu Bukan Untuk Menyadap Anda

Dalam rapat koordinasi antara KPI, Satgas Covid-19 dan lembaga penyiaran, penegakan protokol kesehatan juga bertujuan untuk memberikan perlindungan pada pelaku industri penyiaran.

Penggunaan masker misalnya, adalah sebuah kebijakan yang didasari pada kajian dari Satgas Covid-19. Masker ini tidak dapat digantikan dengan hanya menggunakan face shield sebagai pelindung wajah belaka.

“Jika memang hendak mengenakan face shield, harus dilengkapi dengan pemakaian masker,” tuturnya.

Baca Juga: Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo Dipersiapkan untuk Jadi Juara All England

Agung menegaskan, KPI tentu sangat terbuka dengan adanya masukan dan kritik dari masyarakat ini. Termasuk juga tuntutan perlakuan yang adil pada seluruh program siaran di televisi dan radio.

“Kami menyadari, di tengah imbauan masyarakat untuk beraktivitas dari rumah, siaran televisi menjadi salah satu alternatif hiburan banyak dinikmati masyarakat,” ujarnya.

“KPI akan segera berkoordinasi dengan segenap pemangku kepentingan penyiaran serta Satgas Covid-19, untuk mengambil langkah paling baik,” pungkasnya.***

Editor: Haidar Rais

Sumber: KPI


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x