Dukung Penanganan Sampah Bandung Raya, Pemprov Lanjutkan TPK Sarimukti

- 18 April 2024, 19:00 WIB
Selama Ramadhan 2024, total ritasi sampah ke TPK Sarimukti 10.065 truk, total tonase sebanyak 46.726,06 ton.
Selama Ramadhan 2024, total ritasi sampah ke TPK Sarimukti 10.065 truk, total tonase sebanyak 46.726,06 ton. /Dok. DLH Jabar/



BRAGA, MAPAYBANDUNG.COM - Sekretaris Daerah Jabar Herman Suryatman menegaskan Pemdaprov akan tetap melanjutkan pengelolaan Tempat Pengolahan Kompos (TPK) Sarimukti untuk mendukung penanganan sampah wilayah Bandung Raya.

Menurutnya, sesuai dokumen perencanaan total kapasitas zona penimbunan di TPK Sarimukti sebanyak 1.962.637 meter kubik (1,9 juta m3) dan semestinya ditutup pada 2017. Kenyataannya sampai saat ini TPK Sarimukti masih harus dioperasikan dengan total sampah tertimbun berdasarkan data akhir 2023 sebanyak 15.494.994 meter kubik (15,4 juta m3).

"Telah melebihi kapasitas sebesar 786,44 persen," kata Herman Suryatman, Rabu 17 April 2024.

Baca Juga: 6 Arti Mimpi Melihat Beruang Menurut Kitab Primbon Jawa, Awas! Ada Pertanda Masalah Di Keluarga Anda

Saat ini, zona pembuangan yang dioperasikan adalah Zona 2 dan 3, sedangkan Zona 1 dan 4 untuk sementara ditutup karena sudah melebihi daya tampung dan membahayakan tanggul penahan sampah yang terletak di bagian bawah zona penimbunan.

"Zona 2 dapat dioperasikan sampai 30 April 2024, kemudian akan dioperasikan Zona 3 yang direncanakan dapat beroperasi sampai September 2024," terang Herman.

Ia menjelaskan, pada tahun anggaran 2024 terdapat alokasi untuk Pembangunan Zona 5 atau Zona Perluasan yang pada saat ini masih dalam tahap pelelangan.
Pembangunan Zona 5 direncanakan dimulai akhir April 2024 dan dapat digunakan September 2024.

"Sesuai dengan dokumen perencanaan, Zona 5 dapat dioperasikan selama dua tahun 15 hari dengan sampah masuk sebesar 1.800 ton per hari," kata Herman.

Baca Juga: Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Australia di Piala Asia U-23 2024

Halaman:

Editor: Rian Firmansyah


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah