Banyak Petugas Sakit dan Ada yang Meninggal, Kadinkes Kota Bandung Minta Sistem Kesehatan Pemilu Diperbaiki

- 17 Februari 2024, 14:30 WIB
 Pj Wali Kota Bandung Bambang Tirtoyuliono takziah kepada ketua KPPS yang meninggal dunia di Kelurahan Pasirwangi, Kecamatan Ujungberung, Sabtu 17 Februari 2024.
Pj Wali Kota Bandung Bambang Tirtoyuliono takziah kepada ketua KPPS yang meninggal dunia di Kelurahan Pasirwangi, Kecamatan Ujungberung, Sabtu 17 Februari 2024. /DISKOMINFO KOTA BANDUNG

 

 

BRAGA, MAPAYBANDUNG.COM - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bandung, Anhar Hadian mengatakan perlu perbaikan sistem terkait pembagian tugas dalam pelaksanaan Pemilu. Khususnya terkait kesehatan agar para petugas tetap fit dalam menjalankan tugasnya.

Karena sesuai data, yang terlayani masuk posko kesehatan selama pemilu berlangsung sebanyak 345 orang.

Bukan hanya KPPS, dari angka tersebut ada juga petugas pemilu lainnya seperti Linmas dan Panwaslu. Bahkan, ada satu orang yang meninggal dunia.

"Yang masuk ke rumah sakit itu 10 orang, 8 sudah pulang, 1 meninggal dan 1 pasien baru masuk hari kemarin di rumah sakit Bandung Kiwari," kata Anhar, Sabtu 17 Februari 2024.

Baca Juga: 6 Suara Tertinggi DPR RI Dapil 6 Jawa Barat pada Pemilu 2024 hingga 17 Februari, Ini Juara Warga Depok

"Kami mengharapkan ada perbaikan sistem. Tadi Pak RW mengeluhkan jika caranya begini tetap saja akan banyak yang sakit. Saya pikir masuk akal," tambahnya.

Ia meminta kepada KPU agar mewajibkan para petugas untuk mengedepankan kesehatan. Salah satunya sarapan sebelum melaksanakan tugas.

"Jaga kondisi badan, salah satunya saya meminta KPU mewajibkan mereka sarapan. Karena dari situ mulai tidak dirasa, ketika pencoblosan sore baru terasa mual segala macam," jelasnya.

Halaman:

Editor: Rian Firmansyah


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah