Habiskan Rp35 Miliar, Pembangunan Jalan Layang di Bandung Ini Secepat Kilat, Tampilannya Juga Menawan

- 13 Januari 2024, 11:25 WIB
Flyover Pelangi yang kini berganti nama jadi R Soeprapto di simpang Jalan Jakarta-Ibrahim Adjie, Kota Bandung, Jawa Barat.
Flyover Pelangi yang kini berganti nama jadi R Soeprapto di simpang Jalan Jakarta-Ibrahim Adjie, Kota Bandung, Jawa Barat. /Humas Pemkot Bandung/

BRAGA, MAPAYBANDUNG.COM - Tahukan Anda bahwa proses pembangunan salah satu jalan layang atau flyover di Kota Bandung ini cukup singkat. Jalan layang ini dibangun dalam kurun waktu tujuh bulan saja.

Peletakan batu pertama pembangunan jalan layang kebanggaan warga Bandung ini dilakukan pada 10 Juni 2016 dan jalan layang ini diresmikan pada 24 Januari 2017 oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Pembangunan jembatan layang ini merupakan proyek kerja sama antara Pusat Jalan & Jembatan, Balitbang, Kementerian PUPR dengan Pemerintah Kota Bandung dan Posco Steel Korea dengan anggaran Rp35 miliar.

Baca Juga: Katalog Promo Bandung: Kopi Janji Jiwa, Family Mart, hingga Chatime Bikin Dompet Anti Bolong ‘Weekend’ Ini

Dari total biaya Rp35 miliar, komposisinya adalah Rp21,5 miliar dari Kementerian PUPR, Rp10 miliar dari Pemkot Bandung dan Rp2 miliar dari Posco Steel Korea berupa material.

Dilansir MapayBandung.com dari laman Kementerian PUPR, Sabtu 13 Januari 2024, tujuan pembangunan jembatan layang ini adalah untuk mengatasi kemacetan arus lalu lintas yang terjadi setiap hari di persimpangan Jalan Antapani dan Terusan Jakarta, terutama pada jam sibuk, pagi, sore, serta akhir pekan. Adapun jembatan layang dimaksud adalah Flyover Antapani.

Flyover yang memiliki panjang 400 meter ini dibangun dengan teknologi struktur baja bergelombang atau corrugated mortar pusjatan (CMP). Jembatan dengan teknologi ini merupakan yang pertama dibangun di Indonesia.

Struktur baja bergelombang dengan kombinasi timbunan ringan punya beberapa keunggulan seperti waktu pengerjaaan konstruksi jembatan yang lebih cepat setengahnya dan biaya hemat hingga sekitar 60% jika dibandingkan dengan pembangunan jembatan layang dengan struktur beton bertulang.

Baca Juga: Alhamdulillah! Pembangunan LRT Bandung Raya Hubungkan Utara-Selatan, Lewat Rancamanyar Enggak?

Halaman:

Editor: Rian Firmansyah


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah