Heboh Bobotoh Kena Sanksi Dilarang Nonton PERSIB Seumur Hidup, Bos PERSIB Sebut Itu Sudah Final

- 25 Januari 2023, 16:36 WIB
Bos Persib, Teddy Tjahjono.
Bos Persib, Teddy Tjahjono. /PRFM News

MAPAY BANDUNG - Pro kontra mengenai putusan manajemen Persib yang menghukum Bobotoh, usai Persib vs Persija beberapa waktu lalu masih berlanjut.

Seperti diketahui, salah satu Bobotoh kena sanksi dilarang nonton Persib di Stadion seumur hidup, karena terbukti menyalakan flare di laga Persib vs Persija, pada Rabu 11 Januari 2023 lalu.

Menanggapi hal tersebut, Bos Persib Teddy Tjahjono mengatakan, keputusan sanksi seumur hidup itu sudah final.

Baca Juga: Gerak Cepat! Pelaku Nyalakan Flare di GBLA Ditangkap, Kena Sanksi Dilarang Nonton PERSIB Seumur Hidup

"Kita hidup ada aturan, naik motor di jalan juga ada aturannya. Kalau dilanggar, pasti ada sanksi," kata Teddy Tjahjono, yang dikutip MapayBandung.com dari On Air bersama PRFM News Channel, Rabu 25 Januari 2023.

"(Flare/spanduk provokasi dan rasis) ini kejadian yang berulang-ulang, bertahun-tahun dan terjadi lagi. Jadi memang kita perlu kasih tindakan, biar ada efek jera kepada yang lainnya," katanya.

Meski begitu, dirinya juga mengapresiasi kepada Bobotoh karena sudah mau tertib.

Baca Juga: Laga PERSIB vs Persija Berjalan Aman dan Lancar, Teddy Tjahjono Apresiasi Bobotoh Sudah Mau Tertib

Hal itu dibuktikan dengan pertandingan Persib vs Persija yang bisa berjalan aman dan lancar, tanpa ada gangguan dari Bobotoh.

"Kita apresiasi, secara umum (Bobotoh) sudah mengalami perbaikan, ada perbaikan signifikan. Tapi masih ada beberapa catatan dan menjadi PR. Kita terus edukasi," ucap Teddy Tjahjono.

Perihal flare, spanduk provokasi dan rasis pun Teddy Tjahjono menjelaskan, Persib terus mengedukasi dan sosialisasi kepada Bobotoh agar tidak melakukan hal tersebut.

Baca Juga: Teddy Tjahjono Beberkan Alasan PERSIB Tidak Bisa Pakai Stadion GBLA di Liga 1, Benarkah Sampai Akhir Musim?

Karena secara tidak langsung, aksi tersebut bisa membuat kerugian bersama untuk Persib dan Bobotoh.

"Flare, spanduk provokatif dan rasis sudah ada aturannya, itu dilarang. Tapi masih ada individu yang memang mungkin berniat melanggar, kita juga tidak tahu," ucapnya.

"Semua akhirnya kembali ke diri sendiri, kalau emang niatnya buruk pasti akan buruk. Kalau niatnya baik pasti akan baik," ujar Teddy Tjahjono.***

______________________________

Ikuti artikel MapayBandung.com selengkapnya di Google News, KLIK DI SINI.

Editor: Haidar Rais


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah