Detik-Detik Awan Panas Guguran Gunung Semeru Hujani Desa di Lereng, Mencekam! Seluruh Warga Pergi Berhamburan

- 4 Desember 2022, 15:07 WIB
Penampakan desa Oro Ombo usai dihujani abu vulkanik Gunung Semeru
Penampakan desa Oro Ombo usai dihujani abu vulkanik Gunung Semeru /Mapay Bandung/Tangkap Layar TikTok @dr.donnytilonspan dan TikTok @_yakuja96


MAPAY BANDUNG - Berikut ini detik-detik awan panas guguran Gunung Semeru saat hujani salah satu desa di kawasan lereng.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi telah menaikkan status Gunung Semeru terhitung sejak pukul 12.00 WIB.

Menurut kepala PVMBG, dr. ir. Hendra Iriawan, status Gunung Semeru telah dinaikkan dari level III (siaga) menjadi level IV (awas)

Masyarakat pun diminta untuk segera menjauh dengan radius 19 km dari puncak Gunung Semeru.

"Radius aman Besuk Kobokan di luar 19 km dari puncak Semeru," jelasnya, dikutip MapayBandung.com dari Twitter @PVMBG_, Minggu 4 Desember 202.

Baca Juga: Reborn Rich Episode 8 Tayang Jam Berapa? Simak Jadwal dan Link Streaming Full HD Sub Indo di Sini

Situasi mencekam pun amat terasa di beberapa desa yang terletak tak jauh dari kawasan lereng Gunung Semeru.

Seperti desa Oro Ombo misalnya, yang telah dtinggalkan seluruh penghuninya usai awan panas guguran mulai menghujani.

Penampakan awan panas guguran yang menghujani desa Oro Ombo, dibagikan oleh salah seorang pengguna TikTok bernama dr. Donny Tilon SpAn.

Dala video yang ia unggah, abu vulkanik telah menyelimuti seluruh desa, hingga membuat para penghuninya pergi menuju tempat aman.

"Melaporkan, Oro Ombo semuanya sudah padat oleh abu, dan semuanya (penduduk) sudah kosong," jelas dr. Donny, dikutip MapayBandung.com dari akun TikTok @dr.donnytilonspan.

Baca Juga: Abu Vulkanik Erupsi Gunung Semeru Terasa Sampai Malang, Status Dinaikkan Menjadi Awas

Situasi terasa kian mencekam karena ekatnya hujan abu vulkanik membuat jarak pandang di Oro Ombo begitu terbatas.

dr, Donny mengaku, ia tak mampu melihat lebih jauh karena jarak pandang yang begitu terbatas.

"Tertutup semua tidak terlihat apa-apa," sambungnya.

dr. Donny pun mengatakan jika ia akan segera pergi ke rumah sakit, khawatir ada korban karena situasi semakin tidak kondusif.

Rumah sakityang dituju merupakan RSUD Pasirian, salah satu rumah sakit rujukan yang paling dekat dengan kawasan lereng Gunung Semeru.

"Saya sudah bersiap berangkat ke RS kalau mulai ada korban, karena RSUD Pasirian sebagai RS rujukan terdekat," jelasnya.

Itulah penjelasan mengenai detik-detik awan panas guguran menghujani desa di dekat lereng Gunung Semeru.***

Editor: Haidar Rais

Sumber: TikTok PVMBG


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah