Disinggung Soal Banjir di DKI Jakarta, Anies Baswedan: Harusnya Tanya Curah Hujannya Juga

- 24 November 2021, 20:25 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat hadir dalam podcast Deddey Corbuzier.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat hadir dalam podcast Deddey Corbuzier. /tangkapan lyar youtube.com/Deddy Corbuzier

 

MAPAY BANDUNG - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, disinggung oleh Deddy Corbuzier soal kebijakannya dalam mengantisipasi banjir.
 
Pertanyaan ini terlontarkan, karena tidak sedikit warga DKI Jakarta yang mengeluhkan banjir di wilayahnya.
 
Menurut Anies, seharusnya warga tak melulu tanyakan banjir, tapi ada curah hujan yang perlu ditanyakan kepada dirinya.
 
 
"Kadang ada beberapa yang keliru, warga kebanyakan nanyain banjirnya, tapi engga nanya curah hujannnya, normal atau tinggi," tutur Anies Baswedan, yang dikutip MapayBandung.com dari YouTube Deddy Corbuzier, Rabu 24 November 2021.
 
Dikatakan Anies, curah hujan yang melewati ambang batas penampungan air DKI Jakarta, kerap terlupakan oleh warga.
 
"Jadi probabilistik curah hujan di Jakarta itu kalau 50 mm normal, di atas 100-150 mm itu masuk kategori hujan deras. Jadi ya kalau hujannya sudah deras, dan tempat itu sudah tidak mampu lagi menampung debit air ya banjir," kata Anies.
 
 
Lebih lanjut Anies menyebutkan, untuk mengantisipasi banjir, Pemprov DKI Jakarta sudah menciptakan banyak sungai resapan.
 
Termasuk di wilayah-wilayah yang memiliki kontur tanah melengkung menyerupai mangkuk.
 
Walaupun begitu, Anies Baswedan tak menampik fakta bahwa wilayah DKI Jakarta memang masih mengalami banjir jika hujan turun.
 
 
Namun, ia menjelaskan bahwa ada fakta yang bisa dilihat dan dirasakan langsung oleh warga terdampak, seperti perbandingan surutnya air, sebelum dan setelah adanya sungai resapan.
 
Gubernur DKI Jakarta ini sangat mengapresiasi terhadap masyarakat yang pro aktif, melaporkan kejadian-kejadian yang ada di Jakarta.
 
Dengan begitu, DKI Jakarta akan menjadi wilayah yang lebih baik kian harinya.
 
"Saya dengerin keluhannya, walaupun tidak ada solusi, dan modal kritik saja juga tidak apa-apa," pungkasnya.***

Editor: Haidar Rais


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X