Intip Keunikan Geopark Lembah Cisaar-Jatigede, Destinasi Wisata Baru di Sumedang

- 16 April 2024, 05:00 WIB
Geopark Lembah Cisaar di Kabupaten Sumedang jadi acuan kayanya keanekaragaman hayati dan budaya yang menyertainya.
Geopark Lembah Cisaar di Kabupaten Sumedang jadi acuan kayanya keanekaragaman hayati dan budaya yang menyertainya. /kabar-priangan.com/DOK Nanang Sutisna/



BRAGA, MAPAYBANDUNG.COM - Pemerintah Kabupaten Sumedang akan segera melakukan grand launching objek wisata baru di sekitaran Bendungan Jatigede.

Objek wisata bernama Geopark Lembah Cisaar-Jatigede itu akan dilaunching pada Hari Jadi Kabupaten Sumedang ke-446, Senin 22 April 2024.

Geopark Lembah Cisaar-Jatigede adalah wisata yang menyuguhkan kekayaan budaya dan ilmiah sebagai peninggalan masa kuno.

Pemerintah menargetkan Geopark Lembah Cisaar-Jatigede mendapatkan status Geopark Nasional paling lambat tahun 2026, dan menuju Unesco Global Geopark pada tahun 2029.

Baca Juga: Respon Pemprov Jabar Tanggapi Dugaan Pungli di Masjid Al-Jabbar: Kami Tertibkan

Berdasarkan penemuan naskah kuno dan catatan perjalanan, wilayah ini membanggakan karena mempunyai warisan sejarah yang kaya, mulai dari Kerajaan Medang Kahiyangan hingga konsep pendidikan Insun Medal Insun Madangan.

Geopark ini bukan hanya tentang kekayaan geologi, tetapi juga tentang keanekaragaman hayati dan budaya yang menyertainya.

Melalui konservasi, edukasi, dan pembangunan ekonomi berkelanjutan, Sumedang mempersembahkan sebuah destinasi yang mengajak masyarakat untuk lebih memahami dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

Tahun 2021 lalu, Sumedang juga sudah meresmikan Menara Kujang Sapasang dan telah menjadi ikon kebudayaan terbaru serta menjadi daya tarik di kota tahu.

Dengan filosofi yang dalam, menara ini menjadi simbol dari proses berpikir manusia dan keberagaman dalam sebuah peradaban. Begitu juga Geopark Lembah Cisaar-Jatigede.

Baca Juga: Innalillahi, 2.419 Kasus Kecelakaan Terjadi Selama Mudik Lebaran 2024

Dengan luas wilayah mencapai 760,75 km2, area ini bisa dijelajahi oleh pengunjung dan bersiap mendapatkan wawasan tentang masa lalu yang terjadi di wilayah ini.

Aksesibilitasnya pun sangat memudahkan, dengan jarak yang relatif dekat dari bandara terdekat.

Tagline "The Kingdom of Stegodon" menegaskan keunikan, kelangkaan, keilmuan, dan kekaguman akan keberadaan fosil-fosil di lembah ini.

Temuan fosil vertebrata seperti stegodon dan kura-kura menjadi bukti migrasi fauna vertebrata pertama dari Asia ke Indonesia pada zaman Plestosen.

Tujuan utama pengembangan Geopark ini adalah untuk konservasi, edukasi, dan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Dengan keterlibatan aktif masyarakat dan pemerintah daerah, diharapkan terciptanya pemahaman yang lebih dalam serta kesejahteraan yang berkelanjutan bagi masyarakat Sumedang.

Perpaduan antara warisan budaya dan ilmiah yang luar biasa, Sumedang siap menyambut para pengunjung untuk menjelajahi keindahan dan kearifan lokal yang ditawarkannya.***

Editor: Rian Firmansyah


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah