Catat! Setelah Masjid, Al Jabbar Akan Resmikan Museum Sejarah Nabi Muhammad dan Alat Perang

- 9 Januari 2023, 21:00 WIB
Masjid Al Jabbar
Masjid Al Jabbar /Instagram @jabarprovgoid

 

MAPAY BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera meresmikan museum Masjid Al Jabbar, Gedebage, Kota Bandung dalam waktu dekat ini.

Kepala Dinas BMPR Jawa Barat Bambang Tirtoyuliono menyampaikan setelah meresmikan Masjid Al Jabbar pada akhir Desember lalu, awal tahun 2023 ini museum Masjid Al Jabbar.

Menurutnya di dalam museum Masjid Al Jabbar bakal berisi sejarah Nabi Muhammad SAW dan beberapa replika alat perang.

Adapun peresmian museum Masjid Al Jabbar ini dijadwalkan pada Februari 2023.

Baca Juga: HATI-HATI Dosa Zina Sebelum Nikah! Inilah Cara dan Syarat Taubat Dosa Zina Kata Buya Yahya

"Museum Al Jabbar yang direncanakan diresmikan pada Februari 2023 mendatang dengan performa terbaik," jelasnya dalam rilis yang diterima MapayBandung.com, Senin 9 Januari 2023.

Adapun berkaitan dengan polemik anggaran yang mencapai miliaran rupiah untuk pembangunan museum ini, Bambang angkat bicara.

Menurutnya, anggaran tersebut bakal dipakai untuk proyek pembuatan konten museum Masjid Al Jabbar termasuk fasilitas lainnya.

"Antara lain, panel grafis, Multimedia (motion graphic, video mapping, audio, virtual tour melalui website, desktop app, mobile app, aplikasi augmented reality, touchscreen LED, smart table, interactive wall, film dokumenter), Maket, Diorama, Benda koleksi (alat perang, lembar mushaf sundawi, surat-surat korepondensi Nabi, tempat-tempat naskah tua, replika Al Quran besar, peti penyimpanan Quran, naskah tua)," tambahnya.

Baca Juga: Candi BOROBUDUR Kalah Tua! Inilah 2 Candi Tertua di Indonesia, Nomor 1 Berusia Lebih dari 1300 Tahun, Wow!

Bambang memastikan isi museum ini berisikan sejarah nabi Muhammad SAW, dan sejarah Islam di Indonesia dan Jawa Barat.

"Konsep museum Al Jabbar adalah sebagai sarana edukasi dengan membagikan pengetahuan kepada masyarakat, khususnya muslim Jawa Barat, bahkan untuk Indonesia, Asia Tenggara, dan Asia," tuturnya.

Pemprov Jabar pun mengklain, pendirian museum ini disiapkan dengan sebaik-baiknya dan dikelola oleh anak-anak muda kreatif yang kompeten di bidangnya dengan sejumlah prestasi di tingkat nasional dan internasional.

"Proses pengadaan barang/jasa museum Al Jabbar ini sudah mengikuti prosedur, juga dikawal oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah (LKPP) dan BPK," kata dia.

"Patut disyukuri dengan adanya perhatian masyarakat ini menjadi masukan penting, sehingga pengelolaan Masjid Raya Al Jabbar dapat menjadi lebih baik lagi untuk mewujudkan kemakmuran masjid, dan peresmian museum Al Jabbar dapat disambut meriah masyarakat," jelasnya.***


Ikuti artikel MapayBandung.com selengkapnya di Google News, KLIK DI SINI.

Editor: Haidar Rais


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x