BNPB: Pembersihan Rumah Terdampak Gempa Cianjur Selesai 40 Hari

- 6 Januari 2023, 18:45 WIB
Warga melintasi reruntuhan bangunan yang ambruk akibat gempa di Kampung Mangun, Desa Mangun­kerta, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jumat , 25 November 2022 lalu.
Warga melintasi reruntuhan bangunan yang ambruk akibat gempa di Kampung Mangun, Desa Mangun­kerta, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jumat , 25 November 2022 lalu. /Pikiran Rakyat/Bambang Arifianto/

 

MAPAY BANDUNG - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan pembersihan puing rumah terdampak gempabumi M 5.6 Cianjur dapat selesai dalam waktu 40 hari, sehingga pembangunan kembali rumah yang hancur dapat segera dilakukan.

Menurut Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, setelah pembersihan selesai, maka warga dapat membangun kembali rumahnya di lokasi yang sama atau insitu, khususnya bagi mereka yang telah mendapat rekomendasi untuk tidak harus direlokasi.

"Sekarang yang sudah dibersihkan hampir seribu rumah. Nanti begitu sudah bersih, secara paralel akan dibangun kembali rumah-rumah yang tidak relokasi. Yang insitu, yang tidak harus pindah,” ucap Suharyanto, Rabu 5 Januari 2023.

"Sampai hari ini, Rabu (4/1), sudah ada lebih dari seribu rumah yang telah dibersihkan," imbuhnya.

Baca Juga: Masak Nasi Sebanyak Mungkin, Resep Ayam Rica-Rica yang Bikin Nasi di Rice Cooker Cepat Habis

Suharyanto mengatakan, dalam proses pembersihan puing hingga pembangunan rumah kembali, pemerintah telah membentuk satgas khusus yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Kementerian PUPR dan lembaga terkait lainnya berjumlah 2.500 personel. Sampai hari ini, seluruh personel itu terus membantu masyarakat membersihkan puing.

"Akan dilaksanakan oleh masyarakat sendiri dibantu TNI, Polri. Sudah ada satgas berjumlah 2.500 orang. Tiap hari membantu masyarakat membersihkan puing,” ujarnya.

Selain personel, pemerintah juga telah mengerahkan lebih dari 40 alat berat untuk mempercepat proses pembersihan puing di 16 kecamatan. Hal itu dilakukan karena pembersihan puing rumah dan bangunan yang hancur tidak dapat dilakukan tanpa alat berat.

Halaman:

Editor: Haidar Rais


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah