Kawasan Gedebage Berpotensi Alami Kerusakan Parah Jika Sesar Lembang Bergerak, Ini Alasannya

- 21 Mei 2024, 11:30 WIB
Kendaraan melintasi genangan air di Jalan Soekarno Hatta, Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat.
Kendaraan melintasi genangan air di Jalan Soekarno Hatta, Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat. /Antara/RAISAN AL FARISI/

BRAGA, MAPAYBANDUNG.COM - Kawasan Gedebage, Kota Bandung, menjadi satu daerah yang berpotensi mengalami kerusakan parah apabila Sesar Lembang bergerak.

Alasannya, wilayah Gedebage menjadi satu kawasan dengan titik paling rendah di antara wilayah lainnya di Kota Bandung.

Baca Juga: 15 Kecamatan Ini Masuk Zona Merah Sesar Lembang, 8 Diantaranya di Wilayah Kota Bandung

Pada tahun 2011, Pusat Survei Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sempat melakukan pengukuran mikrotremor di 97 titik ukur yang tersebar di wilayah Kota Bandung.

Pengolahan data mikrotremor dilakukan berdasarkan metode Nakamura (HVSR, horizontal to vertical spectral ratio) untuk memperoleh nilai faktor penguatan. Hasilnya menunjukkan, Kota Bandung memiliki faktor penguatan gempa bumi berkisar antara 2,1 hingga 17.

Artinya, meski gempa Sesar Lembang 6,8-7 Magnitude mengguncang Bandung Raya, wilayah Kota Bandung akan merasakan dampak dengan kategori parah daripada daerah lainnya.

Baca Juga: Pergerakan Sesar Lembang Bisa Sebabkan Gempa 6,5M, Padalarang Sampai Cilengkrang Bisa Kena Dampak

Potensi kehancuran

Dilansir MapayBandung.com dari YouTube Adrasa ID, Selasa 21 Mei 2024, faktor penguatan gempa bumi terbesar di Kota Bandung berada di wilayah Gedebage.

"Titik paling rendah berada di wilayah Gedebage. Di Asia Afrika 4,1, di Gedebage paling tinggi 16,5. Artinya meski gempa 7 SR, efek di Gedebage 16 kali lipat lebih besar ketimbang warga di Lembang," katanya.

Halaman:

Editor: Haidar Rais


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah